Mengetahui Sejarah Kasino di Indonesia


Seperti yang kita ketahui 1bet2u, aktivitas perjudian kasino darat di Indonesia saat ini keberadaannya sangatlah langka. Para pemain di tanah air diharuskan untuk mendatangi kasino di negara tetangga seperti Malaysia atau bermain kasino online dengan memanfaatkan gadget.

 

Namun, perlu Anda ketahui bahwa pusat perjudian kasino darat pernah eksis di beberapa kota di Indonesia, salah satunya Jakarta. Nah, sebagai referensi bagi Anda para penggemar kasino, yuk kita sama-sama menyimak sejarah kasino darat di Indonesia berikut ini!

 

Keberadaan Pusat Kasino Darat di Jakarta

Di era tahun 1980-an atau sewaktu masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, pusat permainan kasino dapat beroperasi secara legal. Di tahun-tahun tersebut, terdapat sejumlah pusat kasino darat di sejumlah wilayah ibukota seperti di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, di kawasan Petak Sembilan, Jakarta Barat, Copacabana, Gedung Djakarta Theatre, hingga di area Hai Lai yang terdapat di Ancol, Jakarta Utara.

 

Pada masa kejayaannya tersebut, kebanyakan pusat permainan kasino dipenuhi oleh masyarakat yang ingin bermain keno. Bahkan, terdapat pula deretan kursi yang ditempeli asbak dan diatur sedemikian rupa agar menghadap pada layar besar yang memancarkan nomor keno sehingga pemain bisa langsung menyimak jalannya pertandingan.

 

Perlu diketahui, layanan permainan keno yang disebutkan di atas memang diperuntukkan bagi masyarakat umum. Namun, jika untuk pemain dari kalangan atas, turut disediakan ruangan VIP yang memang memiliki fasilitas lebih eksklusif, bahkan memiliki pengamanan ketat sebab terdapat penjaga yang akan memeriksa bagi semua pengunjung yang memasuki ruangan khusus tersebut. Selain itu, ruangan VIP pun kerap digunakan oleh para penjudi ulung yang memang terbiasa bertaruh menggunakan budget besar.

 

Pemanfaatan Keuntungan Kasino di Indonesia

Terdapat alasan kuat terkait adanya legalitas kasino darat pada saat itu. Adapun, Gubernur Ali Sadikin mengizinkan pengoperasian pusat perjudian kasino dikarenakan adanya peraturan pajak yang memungkinkan pemerintah daerah dapat memungut pajak dari aktivitas dan keuntungan perjudian.

 

Meskipun gebrakan yang dilakukan Ali Sadikin sangat mengundang kontroversi, namun adanya operasional kasino di berbagai kawasan Jakarta telah berhasil mendatangkan keuntungan besar sehingga dapat dimanfaatkan untuk masyarakat luas, seperti membangun jalan, membuat fasilitas publik dan lainnya.

 

Selain itu, keberadaan kasino darat di Jakarta tersebut pun mayoritas diakses oleh warga asing yang sedang berkunjung atau berlibur sehingga dirasa tidak terlalu berpengaruh buruk bagi masyarakat dari kalangan bawah. Hal penting lainnya, keuntungan besar dari operasional kasino pun dinilai efektif untuk membantu proses pembangunan ibukota Jakarta berkat adanya perolehan pendapatan daerah yang sangat tinggi.

 

Saat ini, keberadaan kasino darat di Indonesia memang nyaris hilang, namun sejumlah gedungnya masih berdiri kokoh dan masih dioperasikan untuk aktivitas lain hingga sekarang. Namun, bagi Anda yang mengalami masa kecil di tahun 80 atau 90-an, tentu saja Anda sangat familiar dengan sejumlah permainan kasino seperti mesin slot.

 

Bagi Anda yang tertarik memasang kasino, mungkin Anda diharuskan untuk datang ke pusat perjudian yang terdapat di negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Jika tak ingin repot, tenang saja karena sekarang permainan kasino bisa dinikmati melalui internet dan dimainkan menggunakan perangkat gadget seperti smartphone atau desktop. Bahkan, proses pemasangan taruhan pun sangatlah mudah karena keseluruhan aktivitas sepenuhnya dilakukan secara online termasuk proses transaksi yang kini bisa dilakukan menggunakan internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *